Konsensus Nasional Psikosomatik Paliatif 2025 Penatalaksanaan Paliatif Pasien Dewasa

Kebutuhan perawatan paliatif terus meningkat seiring bertambahnya prevalensi penyakit tidak menular, baik kanker maupun non-kanker. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 56,8 juta orang per tahun membutuhkan perawatan paliatif, termasuk 25,7 juta orang dengan kondisi terminal, namun hanya sekitar 14% yang dapat mengakses layanan tersebut. Di Indonesia, data nasional masih terbatas, namun upaya telah dilakukan, termasuk pelatihan tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan.

Kebutuhan perawatan paliatif terus meningkat seiring bertambahnya prevalensi penyakit tidak menular, baik kanker maupun non-kanker. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 56,8 juta orang per tahun membutuhkan perawatan paliatif, termasuk 25,7 juta orang dengan kondisi terminal, namun hanya sekitar 14% yang dapat mengakses layanan tersebut. Di Indonesia, data nasional masih terbatas, namun upaya telah dilakukan, termasuk pelatihan tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan.

Perawatan paliatif bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga yang menghadapi tantangan penyakit yang mengancam jiwa, baik dari aspek fisik, psikis, sosial, maupun spiritual. Hingga kini, belum tersedia konsensus nasional yang komprehensif terkait tata laksana masalah psikis seperti distres psikis, ansietas, dan depresi, serta masalah fisik seperti nyeri, sesak napas, gejala gastrointestinal, dan delirium pada pasien dengan penyakit terminal. Konsensus ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi dokter, tenaga kesehatan, pendidik, peneliti, serta pembuat kebijakan dalam memberikan pelayanan psikosomatik paliatif yang lebih terarah, berkualitas, dan berkesinambungan.

SKU: BK-1000-60
Category:
Penulis

Dian Pritasari Jeger, Dika Iyona Sinulingga, E. Mudjaddid, Edward Faisal, Hamzah Shatri, Noor A. Sofia, Rudi Putranto, Vinandia Irvianita Poespitasari

Format

Customer Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Konsensus Nasional Psikosomatik Paliatif 2025 Penatalaksanaan Paliatif Pasien Dewasa”

Your email address will not be published. Required fields are marked *